Bid’ah-bid’ah Pelaksanaan Umroh

1Slide-Umroh-670x300

 

Fakta: Umroh memerlukan dana yang relatif besar

Umroh merupakan ibadah di tanah suci yang sungguh istimewa. Betapa tidak? Untuk melaksanakan umroh tentunya dibutuhkan dana yang tidak sedikit.
Perlu menghabiskan dana besar, bahkan bila perlu menabung untuk beberapa tahun. Demi tercapainya keinginan untuk beribadah di tanah suci.
Namun sayang sekali, apabila ibadah yang mengeluarkan biaya cukup besar itu menjadi sia-sia. Lantaran perilaku bid’ah yang kita kerjakan. Baik saat keberangkatan hingga berada di tanah suci. Inilah pentingnya banyak membaca dan belajar ilmu bagaimana melaksanakan umroh yang besar. Juga mengetahui apa saja perbuatan yang dilarang ketika berumroh. Untuk menghindari kesalahan-kesalahan yang menyebabkan ibadah kita menjadi rusak dan bercampur syirik.
Untuk itu, para jamaah umroh sangat perlu diingatkan tentang pentingnya menjaga niat. Semata-mata ke tanah suci untuk beribadah, memohon ampunan dan doa-doa kebaikan dunia akherat. Tidak disertai dengan perbuatan-perbuatan bid’ah yang tidak diajarkan Rasulullaah ketika berumroh.


Berikut beberapa kesalahan yang dilakukan jamaah sebelum melaksanakan ihrom

  1. Melaksanakan shalat dua raka’at sebelum pergi umrah. Rakaat pertama membaca Al Kafirun dan raka’at kedua membaca Al Ikhlash.
  2. Shalat 4 raka’at sebelum safar.
  3. Mengumandangkan adzan sebelum berangkat umroh.
  4. Mengunjungi kuburan para nabi atau orang-orang saleh sebelum berangkat umroh.
  5. Melangsungkan pernikahan untuk wanita yang belum ada mahram, saat hendak umroh. Dan dengan niat agar laki-laki itu menjadi mahram baginya selama umroh.
  6. Melaksanakan shalat dua rakaat tiap kali berhenti di suatu tempat, dengan berdo’a: اللهُمَّ أَنْزِلْنِيْ مَنْزِلاً مُبَارَكًا وَأَنْتَ خَيْرُ الْمُنْزِلِيْنَ…
  7. Dan lain-lain
Kesalahan yang dilakukan waktu berada di Miqat

  1. Melakukan Al Idhthiba’ saat hendak ihram. Al-Idhthiba’ itu benar dilakukan saat memulai thawaf saja.
  2. Membaca talbiyah secara bersama-sama atau dipimpin oleh pemandu.
  3. Mengucapkan do’a-do’a tertentu yang dikhususkan setelah pengucapan talbiyah.
  4. Dan lain-lain


Bid’ah dan kesalahan yang terjadi ketika tiba di Makkah

 

  1. Mengkhususkan berkunjung ke masjid-masjid di sekitar Makkah, selain Al-Masjidil Haram, dengan tujuan melaksanakan shalat atau ibadah tertentu di dalamnya. Seperti masjid yang bernama Masjid ‘Aisyah yang berada di Tan’im.
  2. Mengkhususkan kunjungan ke tempat-tempat bersejarah di sekitar kota Makkah. Seperti Gua Hira’, rumah tempat kelahiran nabi, dan semisalnya.
  3. Dan lain-lain

Bid’ah dan kesalahan yang terjadi saat melakukan thawaf

 

  1. Melafadzkan niat khusus ketika hendak berthawaf
  2. Mengangkat kedua tangan saat memegang Hajar Aswad atau seperti saat melakukan takbiratul ihram dalam shalat.
  3. Melaksanakan sholat tahiyyatul masjid saat masuk ke Masjidil Haram dalam keadaan berihram. Yang benar adalah langsung melakukan thawaf tanpa tahiyyatul masjid, kemudian boleh untuknya duduk di Masjidil Haram.
  4. Berdo’a ketika memegang Hajar Aswad dengan membaca:  اللهُمَّ إِيْمَانًا بِكَ وَتَصْدِيْقًا بِكِتَابِكَ وَوَفَاءً بِعَهْدِكَ وَاتِّبَاعًا لِسُنَّةِ نَبِيِّكَ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ  Ataupun do’a lainnya yang dikhususkan ketika menyentuh Hajar Aswad.
  5. Bersedekap, yaitu meletakkan tangan kanan di atas tangan kiri sewaktu thawaf.
  6. Mencium Rukun Yamani atau kedua Ruknusy Syami selain Hajar Aswad.
  7. Mengusap-usap bangunan Ka’bah dengan niatan agar mendapatkan keberkahan.
  8. Terus-terusan Thawaf, meskipun telah dikumandangkan iqamah untuk shalat fardhu lima waktu berjama’ah. Seharusnya dia berhenti melaksanakan thawaf untuk menghadiri shalat berjama’ah. Lalu melanjutkan kembali thawaf-nya setelah menunaikan shalat.
  9. Keluar meninggalkan Masjidil Haram dengan berjalan mundur. Dengan keyakinan bahwa tidak boleh berjalan membelakangi Ka’bah.
  10. Dan lain-lain
Semoga semua jamaah umroh mengetahui bidah-bidah di atas agar dapat menghindarinya selama berada di Tanah Suci.
0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *